Review Jurnal Ke 6 Translasi Mata Uang Asing
Nama : Yoga Pradipta
NPM : 29213458
Kelas : 4EB23
Tugas Softskill Akuntansi Internasional
NPM : 29213458
Kelas : 4EB23
Tugas Softskill Akuntansi Internasional
Review Jurnal Ke-6 (Translasi Mata
Uang Asing)
|
Nama Jurnal
|
Jurnal Manajemen &
Kewirausahaan
|
|
Volume / Halaman
|
Vol. 2, No. 2,Hal 14-28
|
|
Nama Penulis
|
Ivan
Haryanto dan Diana Wibisono
|
|
Judul Jurnal Analisis
|
Penentuan Nilai Tukar Mata Uang
Asing dengan Menerapkan Konsep Paritas Daya Beli
|
|
Tanggal
|
September 2000
|
|
Tujuan Penelitia
|
Penelitian ini bertujuan
melihat sensitivitas perubahan indeks harga konsumen
terhadap perubahan nilai tukar mata uang tiap negara terhadap Dolar Amerika
serta menguji apakah terdapat perbedaan secara signifikan antara nilai
tukar aktual dengan nilai tukar berdasarkan konsep paritas daya belinya.
|
|
Metode Penelitian
|
Menggunakan alat analisa uji
hipotesa One-Sample of Mean. Ada dua pengujian yang dilakukan untuk
mencapai tujuan tersebut, pertama, menggunakan fungsi regresi
linear. Dimana prosentase perubahan nilai tukar actual mata uang negara bersangkutan
dan prosentase perubahan indeks harga konsumennya dari periode ke periode
yang telah ditemukan, diolah menggunakan alat analisis
regresi. Kedua, menggunakan fungsi regresi kuadratik, dimana
prosentase perubahan indeks harga konsumen negara tersebut dari periode
ke periode dikuadratkan. Hasil ini diolah bersama-sama prosentase perubahan
nilai tukar aktual mata uang Negara tersebut, menggunakan metode dan alat
analisis yang sama seperti yang digunakan fungsi regresi linear.
|
|
Variabel Penelitian
|
Variabel Independen = Nilai
tukar aktual mata uang Variabel Dependen = Nilai paritas daya beli
|
|
Hasil Penelitian
|
Menurut model regresi yang
digunakan dalam penelitian ini, ditemukan bahwa sumbangan faktor inflasi
di ketujuh negara tersebut cukup kecil dalam penentuan nilai tukar mata
uang masing-masing negara terhadap Dolar Amerika. Hal tersebut juga
disebabkan karena pergerakan hubungan faktor inflasi dan nilai tukar mata uang
masing-masing negara dari tahun ke tahun tidaklah beraturan. Sebagai
contoh untuk negara Inggris, pada model regresi linear dinyatakan bahwa
faktor inflasi akan mempengaruhi pembentukan nilai tukar mata uang
Poundsterling sebesar 0,14%. Model regresi kuadratiknya pun juga menunjukkan
pengaruh inflasi yang cukup kecil dalam menentukan nilai tukar mata uang
Poundsterling. Faktor inflasi hanya mempengaruhi pembentukan nilai tukar mata
uang sebesar 1,69%. Hal tersebut disebabkan karena tidak beraturannya
pergerakan hubungan inflasi terhadap nilai tukar mata uang selama beberapa
tahun dalam penelitian ini, yaitu periode kuartalan mulai bulan Oktober 1990
hingga April 1997, untuk negara Inggris.
|
|
Kesimpulan Penelitian
|
Konsep paritas daya beli baru
benar-benar dapat diterapkan dengan tepat jika, pertama, biaya
transportasi dan hambatan perdagangan turut dihitung dalam perhitungan
konsep ini. Kedua, kondisi pasar yang kondusif untuk menerapkan
konsep tersebut dengan tepat adalah pasar persaingan sempurna, bukan monopolistik
maupun oligopolistik. Karena, dalam pasar persaingan sempurna, harga
produk yang diperdagangkan cenderung sama di semua negara. Ketiga,
barang dan jasa yang dihitung harus merupakan barang dan jasa yang
diperdagangkan secara internasional, disamping itu, keempat, setiap
negara harus memiliki komoditi acuan yang sama.
|
|
Pendapat Mengenai Jurnal
|
Menurut kelompok kami, jurnal
penelitian ini sudah cukup baik. Namun, dalam penelitian selanjutnya perlu
dilakukan penelitian lapangan yang lebih mendalam untuk mengetahui kondisi
tertentu yang terjadi dalam dunia atau setiap Negara yang menjadi obyek penelitian.
Hal ini ditujukan untuk mengetahui kemungkinan adanya faktor-faktor
tertentu yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar mata uang setiap Negara
dalam waktu tertentu. Misalnya, kebijakan ekonomi suatu negara di waktu
tertentu pasti akan mempengaruhi perubahan permintaan dan penawaran mata uang
negara tersebut.
|
Komentar
Posting Komentar